BPBD Kabupaten Bogor Gunakan Embung dan Nozzle Otomatis untuk Percepat Pendinginan TPA Galuga

CIBUNGBULANG – NUSANTARA NEWS CHANNEL | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menerapkan sistem embung air yang terhubung dengan nozzle otomatis untuk memperkuat proses pendinginan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelembapan area sekaligus meredam potensi bara api yang masih berada di antara tumpukan sampah. Sistem penyiraman otomatis diharapkan mampu membantu petugas melakukan pendinginan secara lebih merata dan berkelanjutan.

Embung Jadi Penampung Air, Nozzle Semprot Area Rawan

Petugas BPBD Kabupaten Bogor Muhidin menjelaskan, mekanisme pendinginan dilakukan dengan mengalirkan pasokan air dari tangki menuju embung penampungan.

Dari embung tersebut, air kemudian dialirkan ke sejumlah nozzle yang dapat berputar dan menyemprotkan air ke area yang menjadi sasaran pendinginan.

“Intinya sama dengan pemadam. Pemadam juga melakukan pendinginan, kita juga sama. Kita menggunakan embung, nanti dialirkan ke nozzle yang berputar. Fungsinya sama, untuk pendinginan,” ujar Muhidin, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan proses pembasahan dilakukan secara terus-menerus sehingga membantu menjaga kondisi area tetap lembap dan mengurangi risiko munculnya kembali titik panas.

BACA JUGA  Renungan Suci HUT ke-81 RI, Bupati Bogor dan Forkopimda Wariskan Semangat Juang kepada Generasi Muda

Lengkapi Penanganan Manual Petugas

Penggunaan nozzle otomatis tidak menggantikan penanganan langsung yang dilakukan petugas di lapangan. Sistem tersebut justru menjadi bagian pendukung untuk memperluas jangkauan pendinginan di kawasan TPA Galuga.

Sumber air yang digunakan berasal dari tangki, kemudian ditampung di embung sebelum didistribusikan melalui sistem penyiraman otomatis.

Skema tersebut menjadi salah satu langkah BPBD untuk mengoptimalkan penggunaan air sekaligus menjaga proses pendinginan tetap berjalan di sejumlah titik yang membutuhkan penanganan.

Hujan Diharapkan Bantu Proses Pendinginan

Di tengah upaya petugas melakukan pendinginan, kondisi cuaca juga menjadi faktor penting. Turunnya hujan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembasahan dan pendinginan kawasan TPA Galuga.

Muhidin mengatakan pihaknya berharap hujan dapat turun sehingga proses pendinginan berlangsung lebih cepat dan merata.

“Kalau hujan, kita cepat juga. Kita memang berharap ada hujan. Kalau ada hujan, kita cepat selesai. Mudah-mudahan hujan cepat turun dan pendinginannya merata,” katanya.

Penanganan Terus Dilakukan

BPBD Kabupaten Bogor bersama petugas terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di kawasan TPA Galuga. Penggunaan embung dan nozzle otomatis menjadi bagian dari strategi untuk memastikan titik-titik yang berpotensi menyimpan bara tetap mendapatkan pendinginan.

BACA JUGA  Tindak Lanjuti Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Gelar Korvei Massal Wujudkan Ruang Publik Bersih dan Nyaman

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya penanganan berkelanjutan setelah terjadinya kebakaran di kawasan pengelolaan sampah, terutama untuk mencegah munculnya kembali titik panas di dalam tumpukan sampah.

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan penanganan terus dilakukan hingga kondisi kawasan benar-benar aman dan proses pendinginan dapat dinyatakan selesai.

REPORTER: admin

NUSANTARA NEWS CHANNEL
Aktual dan Terpercaya Mengabarkan Fakta, Mengawal Kepentingan Rakyat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *