Pemkab Bogor Perkuat Tata Niaga Peternakan melalui Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL, BOGOR — NUSANTARA NEWS CHANNEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sektor peternakan melalui penyediaan sarana perdagangan ternak yang representatif. Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemkab Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) meresmikan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Kehadiran pasar hewan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternak, memperluas akses pemasaran, sekaligus memperkuat tata niaga komoditas peternakan di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan pembangunan Pasar Hewan Jonggol merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas peternak dan pelaku usaha peternakan secara lebih efektif dan efisien.

“Pasar Hewan Bogor ini dibangun untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi tata niaga, dan akses pasar bagi para peternak serta pelaku usaha peternakan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap aktivitas perdagangan ternak dapat berjalan semakin baik dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurhayati.

Dilengkapi Fasilitas Pendukung

Nurhayati menjelaskan, Pasar Hewan Jonggol tidak hanya menyediakan area transaksi, tetapi juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Di antaranya ruang transaksi, kandang ternak, ruang pemeriksaan kesehatan hewan, serta hotel hewan yang berfungsi sebagai fasilitas penitipan ternak.

BACA JUGA  HUT Ke-81 RI, 21 Keluarga di Bogor Merdeka dari Rumah Tak Layak Huni

Pasar tersebut beroperasi setiap Senin dan Kamis, dengan kapasitas sekitar 500–700 ekor sapi dan kerbau, serta 200–250 ekor kambing dan domba.

Saat ini, aktivitas perdagangan di Pasar Hewan Jonggol melibatkan sekitar 70 pedagang, baik dari Kabupaten Bogor maupun sejumlah daerah lainnya.

Menurut Nurhayati, keberadaan fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan sistem perdagangan ternak yang lebih tertib, aman, dan memperhatikan kesehatan hewan.

“Selain menjadi tempat transaksi, pasar ini juga memiliki fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan. Ini penting untuk mendukung perdagangan ternak yang lebih tertib, aman, dan memenuhi aspek kesehatan hewan,” jelasnya.

Bagian dari Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor

Pembangunan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Bogor tentang Penetapan Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor Tahun 2026.

Pemkab Bogor berharap keberadaan pasar tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga mampu membangun rantai tata niaga peternakan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Dengan demikian, komoditas peternakan dari Kabupaten Bogor diharapkan memiliki daya saing yang semakin kuat sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha.

“Harapannya, pasar ini dapat menjadi salah satu simpul perdagangan ternak di Kabupaten Bogor yang mampu mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dengan sistem perdagangan yang lebih baik. Pada akhirnya, ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha peternakan,” tandas Nurhayati.

Keberadaan Pasar Hewan Jonggol diharapkan menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem peternakan Kabupaten Bogor, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran ternak secara lebih tertata.

BACA JUGA  Eks Gedung Kesenian Disulap Jadi Creative Hub, Siliwangi Center Ditargetkan Beroperasi 2027

Reporter: Admin

NUSANTARA NEWS CHANNEL
Aktual dan Terpercaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *