Rudy Susmanto Pimpin Korvei Massal, Pemkab Bogor Tata Sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor

SUKARAJA – NUSANTARA NEWS CHANNEL – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin gerakan korvei massal dan penataan kawasan di sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, TNI, Polri, serta berbagai unsur pemerintahan tersebut menjadi langkah awal percepatan penataan ruang publik dan menghidupkan kembali budaya gotong royong di Kabupaten Bogor.

Gerakan diawali dengan apel gabungan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para kepala perangkat daerah, Forkopimcam, lurah se-Kecamatan Cibinong, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum, serta unsur pemerintahan lainnya.

Usai apel, seluruh peserta langsung melakukan korvei dan penataan kawasan mulai dari perbatasan Kota Bogor hingga perbatasan Kota Depok. Program ini menjadi tahap pertama penataan kawasan yang akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam arahannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, dengan luas wilayah yang terdiri atas 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong.

BACA JUGA  Pengemudi Ojol Ikut Upacara HUT ke-81 RI, Bawa Semangat Kebersamaan di Kabupaten Bogor

“Keberhasilan menjaga kebersihan Kabupaten Bogor merupakan tanggung jawab bersama. Budaya gotong royong harus kembali menjadi kebiasaan masyarakat, bukan hanya mengandalkan pemerintah,” tegas Rudy.

Ia juga memastikan penataan kawasan dilakukan secara humanis dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dalam mencari nafkah. Namun, bangunan atau lapak yang berdiri di atas fasilitas umum maupun trotoar akan diminta dibongkar secara mandiri demi mengembalikan fungsi ruang publik.

Sebaliknya, pelaku usaha yang tertib, menjaga kebersihan, serta tidak mengganggu kepentingan umum tetap diperbolehkan menjalankan usahanya.

Rudy menargetkan penataan tahap pertama dari perbatasan Kota Bogor hingga Simpang Empat Kandang Roda rampung dalam waktu maksimal dua hari. Selanjutnya, penataan akan dilanjutkan dari perbatasan Kota Depok menuju Flyover Cibinong sebelum diperluas ke wilayah lainnya.

Selain membersihkan sampah, gerakan korvei juga mencakup penataan kabel udara yang semrawut, pembongkaran lokasi pembuangan sampah liar, pencopotan baliho yang mengganggu estetika kota, serta pencabutan paku pada batang pohon sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, bersih, dan nyaman.

BACA JUGA  Wamendagri Ribka Haluk Kawal Usulan Kawasan Pusat Pemerintahan Empat DOB Papua Masuk Proyek Strategis Nasional

Bupati Bogor juga menginstruksikan seluruh camat, lurah, kepala desa, RT, dan RW agar menggerakkan kegiatan kebersihan secara mandiri tanpa menunggu instruksi pemerintah daerah.

Melalui gerakan korvei massal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan terciptanya ruang publik yang lebih tertata sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah menuju Kabupaten Bogor yang maju, aman, adil, makmur, dan nyaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *