BOGOR – NUSANTARA NEWS CHANNEL // Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Satuan Latihan Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 07.35 WIB dan disambut jajaran pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), TNI, para menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, kepala daerah, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan.
Pemkab Bogor Sukseskan Aksi Penghijauan Bersama Menteri Kehutanan dan Gubernur Jawa Barat di Cisarua
Minggu, 23 Maret 2025
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, disusul pembawaan Lambang Kesatuan Polri Tri Brata yang menjadi simbol kehormatan institusi Bhayangkara. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Suhendri.
Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden memasuki mimbar kehormatan. Sebelum bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden menerima laporan dari Perwira Upacara Gatot Mangkurat Putra, didampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Prosesi upacara berlangsung dengan penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, hingga pembacaan Tri Brata sebagai pedoman moral dan etika bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Presiden Prabowo Zakat Berperan Besar dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Minggu, 30 Maret 2025
Presiden Prabowo “Pembangunan Harus Disertai Pemerataan untuk Seluruh Rakyat”
Selasa, 13 Januari 2026
Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Personel Polri
Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan berbagai Tanda Kehormatan Republik Indonesia, termasuk Bintang Bhayangkara Nararya, kepada sejumlah satuan dan personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi dan prestasi luar biasa dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Presiden juga memberikan Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan Polri sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka kepada negara.
“Polri untuk Masyarakat” Harus Menjadi Jati Diri
Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, bukan sekadar slogan seremonial, melainkan harus menjadi identitas, arah perjuangan, dan kompas moral bagi setiap anggota Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” tegas Presiden Prabowo.
Menurut Presiden, kepercayaan publik merupakan modal utama institusi Polri. Oleh karena itu, setiap anggota kepolisian dituntut terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang humanis demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tampilkan Beragam Atraksi Kemampuan Personel
Usai pelaksanaan upacara pokok, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik (Loka Praja Samrakshana) yang disematkan langsung oleh Kapolri. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pasukan peserta upacara.
Rangkaian peringatan kemudian semakin semarak dengan berbagai demonstrasi kemampuan personel Polri yang menampilkan profesionalisme dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas.
Di hadapan Presiden dan Wakil Presiden, ditampilkan atraksi Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, aksi terjun payung, hingga pertunjukan trail cross jumping dan smoke bomb yang memukau ribuan peserta upacara.
Tak hanya itu, Presiden bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan dari berbagai satuan Polri yang memperlihatkan kesiapan operasional, kedisiplinan, serta soliditas Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Momentum Memperkuat Pengabdian kepada Bangsa
Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80. Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Polri dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Potongan tumpeng pertama kemudian diserahkan kepada Kapolri sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus memperkuat komitmen sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, Korps Bhayangkara diharapkan mampu terus menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Indonesia menuju negara yang maju, aman, dan sejahtera.





