“LASQI Kabupaten Bogor Konsisten Bina Generasi Islami, Pemerintah Diminta Lebih Serius Perhatikan Seni Keagamaan”

BOGOR – NUSANTARA NEWS CHANNEL // Semangat syiar Islam melalui seni budaya kembali menggema di Kabupaten Bogor. Mengikuti arahan Bupati Bogor dengan tagline “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak”, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bogor terus merapikan organisasi sekaligus memperkuat program pembinaan keagamaan melalui seni musik Islami dalam rangkaian Hari Jadi Bogor Tahun 2026.

Melalui kegiatan bertajuk “Syiar Islam Melalui Budaya Seni Musik Islam: Menebarkan Dakwah, Memperkuat Persatuan, dan Melestarikan Tradisi Islami Nusantara”, DPD LASQI Kabupaten Bogor menghadirkan ruang syiar dan kreativitas generasi muda melalui penampilan hadroh, marawis, qasidah, bintang vokal religi, serta festival tausiyah pendek yang digelar di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu dan diikuti peserta dari berbagai wilayah perwakilan dari berbagai kecamatan di kabupaten bogor yang telah terseleksi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa seni budaya Islam bukan sekadar warisan tradisi, melainkan instrumen strategis dalam membentuk karakter generasi muda, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga identitas moral masyarakat Kabupaten Bogor.

Acara tersebut diselenggarakan oleh DPD LASQI Kabupaten Bogor dengan dukungan berbagai organisasi kemasyarakatan dan media, di antaranya Organisasi GIBAS serta Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Kabupaten Bogor.

BACA JUGA  MPLS Ramah di SDN Cijayanti 4, Pemkab Bogor Ciptakan Hari Pertama Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan

Salah satu Ketua Korwil Dapil 1 LASQI Kabupaten Bogor, H. Sugih Hidayat, S.Ag., menyampaikan rasa bangga atas konsistensi DPD LASQI Kabupaten Bogor dalam menghidupkan syiar Islam melalui seni budaya Islami.

“Saya merasa bangga karena kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bogor, tetapi juga menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan keluarga besar DPD LASQI Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di bawah kepemimpinan Hj. Ajeng Umaroh, S.Pd.I., LASQI Kabupaten Bogor terus bergerak aktif membangun pembinaan seni Islami hingga ke tingkat kecamatan, desa, mushola, majelis taklim, dan marbot.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ajang silaturahmi, pembinaan, dan evaluasi bagi seluruh grup seni Islami di masing-masing wilayah. Dari sini kita bisa melihat perkembangan pembinaan yang dilakukan pengurus LASQI di daerah,” ungkapnya.

Menurut Sugih, keberadaan LASQI harus mampu menjadi wadah yang benar-benar menghimpun, membimbing, menaungi, menyalurkan, sekaligus mengembangkan potensi generasi seni Islami di Kabupaten Bogor.

“DPD LASQI Kabupaten Bogor tidak hanya sekadar memiliki susunan kepengurusan, tetapi benar-benar membuktikan diri hadir untuk membina dan mengembangkan generasi seni Islami melalui berbagai agenda nyata,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu dewan juri, Edy KS, mengapresiasi langkah DPD LASQI Kabupaten Bogor yang dinilainya berhasil menjaga eksistensi seni budaya Islam di tengah derasnya pengaruh budaya luar.

BACA JUGA  Bupati Bogor Tinjau Raiser Ikan Hias BRIN, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Sektor Perikanan

“Ketika budaya luar terus masuk, LASQI hadir menjaga budaya Islam melalui tausiyah pendek, hadroh, marawis, qasidah, dan bintang vokal religi. Ini sangat dibutuhkan oleh Kabupaten Bogor sebagai bumi Tegar Beriman,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bahwa organisasi kemasyarakatan mampu ikut berperan dalam membangun karakter generasi muda melalui seni budaya Islami yang santun dan edukatif.

Dalam proses penilaian, dewan juri menerapkan sejumlah aspek penting guna menjaga kualitas, objektivitas, dan nilai edukatif lomba. Pada kategori tausiyah pendek misalnya, penilaian difokuskan pada isi dakwah, kesesuaian tema, dalil, teknik penyampaian, hingga penguasaan panggung.

Sedangkan pada kategori hadroh, marawis, qasidah, dan bintang vokal religi, aspek yang dinilai meliputi kekompakan, kualitas vokal, harmonisasi musik, kreativitas, penghayatan lagu, hingga penampilan dan etika peserta.

Panitia juga menegaskan seluruh peserta wajib menjaga sportivitas, adab Islami, dan norma kesopanan selama perlombaan berlangsung.

Menjelang penutupan kegiatan, Ketua DPD LASQI Kabupaten Bogor, Hj. Ajeng Umaroh, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

BACA JUGA  Diskominfo Dukung Sinergi BPJS Kesehatan dan Media Perluas Informasi Layanan JKN

Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, para donatur, sponsor, pengurus DPD dan DPK LASQI, panitia, relawan, peserta, para guru pendamping, serta seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yang telah ikut menyukseskan kegiatan syiar Islam tersebut.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak tanpa terkecuali yang telah mendukung acara ini. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Islam melalui seni budaya dan mampu melahirkan generasi muda yang mencintai seni musik Islami,” ujarnya.

Ajeng Umaroh juga menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi LASQI Kabupaten Bogor untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memperkuat nilai religius, budaya, dan persatuan umat.

Ia menambahkan, hasil penilaian lomba tidak diumumkan langsung pada hari penutupan karena dewan juri masih melakukan proses rekapitulasi nilai secara objektif dan profesional.

“Untuk pengumuman juara akan disampaikan satu minggu ke depan setelah seluruh proses penilaian selesai dilakukan oleh dewan juri,” jelasnya.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, LASQI Kabupaten Bogor berharap semangat syiar Islam melalui seni musik Islami seperti hadroh, marawis, qasidah, bintang vokal religi, dan tausiyah dapat terus berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda yang religius, kreatif, dan berakhlakul karimah di Bumi Tegar Beriman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *