CIBINONG —NUSANTARA NEWS CHANNEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di pelataran Alun-Alun Kabupaten Bogor, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ulama, pimpinan organisasi Islam, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bogor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk bermuhasabah, meningkatkan rasa syukur, sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Bapak Bupati, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Mari kita jadikan momentum Maulid ini untuk terus meneladani akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ajat.
Digelar di Ruang Publik
Ajat menyebut pelaksanaan Maulid Akbar tahun ini memiliki keistimewaan karena digelar secara terbuka di ruang publik, yakni di pelataran Alun-Alun Kabupaten Bogor.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di ruang terbuka dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ajat juga menyampaikan bahwa Masjid Baitul Faizin kini semakin terbuka dan nyaman untuk digunakan masyarakat. Sejumlah fasilitas telah ditingkatkan, termasuk akses bagi lanjut usia dan warga yang membutuhkan kemudahan mobilitas.
“Masjid Baitul Faizin bukan lagi terkesan sebagai masjid pemerintah daerah, tetapi merupakan masjid masyarakat Kabupaten Bogor. Siapa pun warga Kabupaten Bogor, mari kita manfaatkan dan makmurkan bersama,” ungkapnya.
Persatuan Menjadi Kekuatan Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Ajat mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga persatuan sebagai bangsa Indonesia.
Ia menegaskan bahwa persatuan merupakan kekuatan penting dalam membangun daerah dan bangsa. Sebaliknya, perpecahan menjadi tantangan yang harus dihindari bersama.
“Pak Bupati menyampaikan bahwa benteng terakhir pertahanan bangsa ini adalah persatuan, dan musuh terbesar bangsa ini adalah perpecahan,” tegas Ajat.
Ia juga mengapresiasi kekompakan Forkopimda dan berbagai organisasi Islam di Kabupaten Bogor yang terus membangun kolaborasi serta kebersamaan.
Menurut Ajat, keberagaman organisasi keagamaan merupakan kekuatan yang dapat menjadi modal penting dalam pembangunan Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, organisasi Islam yang ada di Kabupaten Bogor bisa kompak dan berkolaborasi. Ini bukan sesuatu yang tiba-tiba, tetapi menjadi bagian dari bagaimana kita bersama-sama membangun Kabupaten Bogor dengan pendekatan pembinaan terhadap umat,” katanya.
Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Lebih lanjut, Ajat mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, membangun daerah, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
“Perjuangan telah berubah menjadi kerja nyata. Mari kita isi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya, membangun bangsa dan membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju,” ujarnya.
Ajat juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang sedang tertimpa musibah di berbagai daerah.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari keteladanan Rasulullah SAW yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Kita harus mempunyai empati yang sangat tinggi. Tidak melihat golongan, agama, maupun suku. Kita sebagai makhluk sosial harus peduli kepada sesama. Apalagi Rasulullah telah memberikan teladan kepada kita tentang kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Ajat berharap Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada kita semua, khususnya untuk wilayah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Reporter: Admin
NUSANTARA NEWS CHANNEL





