NUSANTARA NEWS CHANNEL
Aktual dan Terpercaya
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa RAPBN 2027 diarahkan untuk memperkuat fondasi transformasi Indonesia melalui delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).
8 Program Prioritas Nasional
Pemerintah menetapkan delapan fokus utama dalam RAPBN 2027, yaitu:
- Kedaulatan pangan
- Kemandirian energi dan air
- Pendidikan
- Kesehatan
- Hilirisasi dan industrialisasi
- Infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana
- Penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa
- Penurunan kemiskinan
Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh pemerintah untuk mendorong transformasi nasional.
Di sektor kesehatan, pemerintah menargetkan perbaikan seluruh puskesmas di Indonesia serta pembangunan dan revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah menargetkan penyelesaian renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan.
Pemerintah juga akan melanjutkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya kebijakan ekspor satu pintu, percepatan optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta rencana pembangunan Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia.
Selain itu, pemerintah menyiapkan kebijakan terkait dwikewarganegaraan bagi talenta-talenta tertentu yang dinilai dibutuhkan untuk mendukung kepentingan dan kemajuan bangsa Indonesia.
Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan
Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan Indonesia.
Penguatan layanan kesehatan dan pendidikan, kedaulatan komoditas, optimalisasi aset negara, hingga pengembangan sektor industri dan energi diarahkan agar manfaat pembangunan dapat semakin nyata dirasakan masyarakat.
Menurut Presiden, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap kebijakan dan anggaran, kata Prabowo, harus memiliki tujuan yang jelas, memberikan manfaat nyata, serta dilaksanakan secara disiplin dan bertanggung jawab.
Melalui RAPBN 2027, pemerintah berkomitmen memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus memastikan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Mulai dari puskesmas, sekolah, rumah sakit, lapangan kerja hingga kesempatan ekonomi, seluruh kebijakan diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan sejahtera.
Reporter: Admin
NUSANTARA NEWS CHANNEL
Aktual • Independen • Terpercaya





