Sejarah Baru, 6.500 RTLH di Kabupaten Bogor Ditargetkan Direhabilitasi dalam Setahun

BOGOR — NUSANTARA NEWS CHANNEL | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mempercepat pengurangan jumlah RTLH di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Pemkab Bogor secara konsisten mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk program rehabilitasi RTLH.

Sejak 2025, Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran untuk merenovasi sekitar 2.750 unit RTLH setiap tahun. Program tersebut akan terus dilanjutkan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Menurut Rudy, dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PKP yang dipimpin Maruarar Sirait menjadi penguat bagi Pemkab Bogor dalam mempercepat penanganan RTLH.

“Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus kami lakukan sebagai salah satu program prioritas. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi penguat agar upaya ini dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Target Rehabilitasi Ribuan Rumah

Dengan adanya dukungan tambahan dari Pemerintah Pusat, jumlah rumah yang dapat direhabilitasi di Kabupaten Bogor berpotensi meningkat signifikan.

BACA JUGA  Korem 061/Suryakancana Dukung Gagasan Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Jalur Bomang sebagai Kawasan Pertanian Terpadu

Pemerintah Pusat melalui Kementerian PKP sebelumnya telah meningkatkan alokasi bantuan bedah rumah untuk Kabupaten Bogor. Jika pada tahun sebelumnya tercatat 1.346 unit, pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi sedikitnya 6.396 unit.

Jika digabungkan dengan program rehabilitasi yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Bogor, penanganan RTLH dalam satu tahun dapat mencapai sekitar 6.500 unit.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan akses terhadap rumah yang layak.

Pemerintah Pusat Buka Peluang Tambahan Bantuan

Menteri PKP Maruarar Sirait juga membuka peluang penambahan alokasi bantuan bedah rumah untuk Kabupaten Bogor.

Tambahan bantuan tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kesiapan Pemkab Bogor dalam melaksanakan program secara tepat sasaran, cepat, transparan, dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Maruarar setelah menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat (24/7/2026) malam.

Maruarar menyebut Kabupaten Bogor membutuhkan perhatian khusus karena merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni sekitar 5,76 juta jiwa.

“Tadi backlog yang tidak punya, yang RTLH di Bogor ada 746 ribu, masih besar sekali,” ujar Maruarar.

Menurut Maruarar, peningkatan alokasi bantuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penanganan persoalan hunian tidak layak di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA  Pemkab Bogor Perluas Desa Siaga TB, Percepat Target Eliminasi Tuberkulosis

Ia menegaskan, kuota bantuan masih berpeluang ditambah apabila Pemkab Bogor dinilai siap melaksanakan program secara optimal.

“Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita masih ada alokasi. Minggu depan kita kasih kepastiannya,” kata Maruarar yang akrab disapa Ara.

Harus Tepat Sasaran

Bupati Rudy Susmanto menegaskan, pelaksanaan program rehabilitasi RTLH harus dilakukan berdasarkan data yang akurat sehingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Pemkab Bogor juga memastikan proses pelaksanaan dilakukan secara tepat sasaran dan transparan, dengan memperhatikan kondisi rumah serta tingkat kebutuhan masyarakat penerima manfaat.

Program bedah rumah tidak hanya berdampak terhadap peningkatan kualitas hunian, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat.

Proses pembangunan dan renovasi rumah dapat membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal sekaligus meningkatkan aktivitas usaha sektor bahan bangunan, seperti toko material, semen, pasir, cat, dan berbagai kebutuhan konstruksi lainnya.

Perkuat Sinergi Pemerintah

Percepatan penanganan RTLH menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor.

BACA JUGA  Rudy Susmanto Hadir di HUT Bhayangkara, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemkab Bogor Jadi Kunci Menjaga Keamanan Daerah

Dengan sinergi antara Pemkab Bogor dan Pemerintah Pusat, program rehabilitasi rumah diharapkan tidak berhenti pada perbaikan bangunan semata, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan layak.

Pemkab Bogor berkomitmen terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar dukungan program dan anggaran dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan target penanganan ribuan RTLH dalam satu tahun, program tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

Reporter: Admin

NUSANTARA NEWS CHANNEL — Aktual dan Terpercaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *